DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Inklusi Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Lampung Timur, Senin (02/02/2026).
Rapat koordinasi tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Dr. Rustam Effendi, S.E., M.Si., Akt., CA., CMA, didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Lampung Timur Ir. Agusrina Syaka, MM, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur Agus Subagiyo, S.Sos. Turut hadir Plt Kepala Dinas DP3AP2KB Titin Wahyuni dan perwakilan Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga melalui Kepala Bidang Kepemudaan Yudi Kustaman.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam mematangkan pelaksanaan MUSRENBANG Inklusi sebagai upaya mewujudkan proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, adil, dan berkeadilan sosial, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan.
Pelaksanaan MUSRENBANG Inklusi direncanakan dilakukan secara luring dan hybrid meeting guna menjangkau partisipasi dari seluruh kecamatan. Kegiatan ini akan dibagi dalam dua sesi, yakni Sesi I pada 10 Februari 2026 dan Sesi II pada 12 Februari 2026.
Dalam rapat koordinasi tersebut dibahas berbagai aspek penting, mulai dari kesiapan kebijakan, teknis pelaksanaan, hingga pembagian peran dan tanggung jawab antarperangkat daerah. Selain itu, dirumuskan pula mekanisme pelibatan kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, perempuan, anak, lansia, serta kelompok marginal lainnya, agar aspirasi mereka dapat terakomodasi secara bermakna dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Dr. Rustam Effendi, menegaskan bahwa MUSRENBANG Inklusi merupakan wujud komitmen bersama untuk memastikan pembangunan daerah tidak meninggalkan siapa pun.
“Perencanaan pembangunan harus memberikan ruang yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat. MUSRENBANG Inklusi menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi secara lebih luas dan berkeadilan, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Lampung Timur, Ir. Agusrina Syaka, menyampaikan bahwa hasil MUSRENBANG Inklusi diharapkan dapat selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta kebijakan pemerintah pusat dan provinsi. Hal tersebut sekaligus diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan pembangunan Kabupaten Lampung Timur ke depan.
Dengan dilaksanakannya rapat persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur optimistis pelaksanaan MUSRENBANG Inklusi dapat berjalan optimal dan menghasilkan usulan pembangunan yang inklusif, responsif, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Lampung Timur. (Red/Prie/Rls)











