DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Menyikapi viralnya video perahu getek penyeberangan Sungai Way Bungur yang mengangkut pelajar, warga, serta sepeda motor, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi tersebut.
Bupati Ela membenarkan bahwa video tersebut diambil di wilayah Kabupaten Lampung Timur, tepatnya di Kecamatan Way Bungur yang menghubungkan Desa Kali Pasir. Namun demikian, ia menegaskan bahwa narasi yang menyebut Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menelepon warga dan meminta agar perekaman video dihentikan adalah tidak benar.
Di tengah viralnya video tersebut, beredar narasi di media sosial yang menyatakan Wakil Gubernur Lampung menelepon warga yang memprotes kondisi jembatan. Narasi itu pun memicu reaksi publik dan menuai beragam komentar warganet.
Menanggapi hal tersebut, saat dikonfirmasi oleh team media DemokrasiNews.co.id, Bupati Ela meminta masyarakat untuk lebih bijak dan menyaring informasi yang beredar di media sosial. Ia menegaskan tidak mungkin seorang pejabat menelpon warga hanya karena menyampaikan kritik yang bersifat membangun,Minggu (01/02/2026)
“Sekali lagi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan fitnah. Pemerintah Provinsi Lampung juga telah menyampaikan klarifikasi resmi terkait hal ini,” tegas Ela.

Terkait kondisi Jembatan Way Bungur, Ela menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Pembangunan jembatan permanen merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang membutuhkan anggaran cukup besar serta dukungan lintas pemerintah.
“Kemampuan fiskal daerah kami terbatas. Sejak awal tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan mengusulkan dukungan ke Pemerintah Pusat. Survei lapangan juga telah dilakukan oleh balai teknis terkait,” jelasnya.
Namun, lanjut Ela, tingginya intensitas curah hujan dan kondisi cuaca menjadi salah satu kendala sehingga pembangunan belum dapat dilaksanakan. Ia berharap pembangunan jembatan permanen tersebut dapat dilanjutkan pada tahun 2026.
“Insyaallah pada tahun 2026 pembangunan jembatan permanen Way Bungur akan dilanjutkan,” pungkas Ela.
(Red/Prie)











