DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Kabupaten Lampung Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintah pusat mengendalikan inflasi, melalui pelaksanaan “Gerakan Pangan Murah (GPM)” yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Kegiatan nasional ini berlangsung di lebih dari 7.000 kecamatan, termasuk 24 kecamatan di Lampung Timur. Pelaksanaan utama dipusatkan di halaman MANIC Cendekia, Kecamatan Labuhanratu, pada Sabtu pagi (30/8/2025) kemarin.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah mendistribusikan 40,3 ton beras SPHP dan 1.000 liter minyak goreng dengan harga terjangkau. Komoditas lain seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih juga dijual di bawah harga pasar.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, hadir langsung memimpin kegiatan. Ia menegaskan, GPM merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan.
“Gerakan Pangan Murah ini adalah upaya nyata pemerintah daerah untuk membantu masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi. Lampung Timur sebagai daerah pertanian punya peluang besar untuk menghadirkan harga lebih terjangkau bagi masyarakat,” ujar Bupati Ela.
Kegiatan GPM di Labuhanratu juga diikuti secara daring oleh 23 kecamatan lainnya, yang terkoneksi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Menteri Perdagangan RI.
Antusiasme masyarakat tampak sejak pagi hari. Warga sudah mengantre sebelum acara dimulai untuk mendapatkan beras SPHP seharga Rp11.400 per kilogram dan minyak goreng Rp15.500 per liter.
Siti, salah seorang warga, menyampaikan rasa syukurnya.
“Kami senang sekali, harganya lebih murah dari toko. Semoga kegiatan ini sering dilakukan,” ujarnya.
Bupati Ela menambahkan, GPM bukan hal baru di Lampung Timur. Sejak Maret–April 2025, pemerintah daerah telah melaksanakan kegiatan serupa menjelang Idulfitri untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok.
Keberhasilan kegiatan ini menurutnya berkat kerja sama pemerintah daerah, Bulog, serta mitra distribusi pangan.
“Lampung Timur menjadi salah satu lokus survei inflasi BPS, karena itu kami serius melakukan langkah-langkah pengendalian. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat,” ungkapnya.
Selain penjualan bahan pokok, kegiatan juga disertai sosialisasi ketahanan pangan daerah. Masyarakat diajak memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam kebutuhan sehari-hari.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis beras SPHP oleh Bupati kepada warga, berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Lampung Timur. (Red/Rls/Pri)












