• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Megawati: Kepala Daerah Diajarkan Partai Untuk Jadi Pemimpin yang Perjuangkan Rakyat

DemokrasiNews
11/11/2020
in Nasional, Tokoh
Megawati: Kepala Daerah Diajarkan Partai Untuk Jadi Pemimpin yang Perjuangkan Rakyat

DEMOKRASINEWS, Jakarta –Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November, tiga daerah yang dipimpin kader PDI Perjuangan menerima penghargaan sebagai “Kota Mahasiswa” atau City of Intellectual”. 

Penghargaan tersebut berdasarkan riset yang dilaksanakan oleh tim yang dipimpin Ketua Senat dan Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Hafid Abbas.

 Ketiga daerah itu adalah Kota Semarang dipimpin Walikota Hendrar Prihadi, Kota Solo dipimpin FX Hadi Rudyatmo, dan Kota Surabaya yang dipimpin Tri Rismaharini. Mereka diumumkan sebagai penerima penghargaan dalam acara yang digelar secara offline dan daring oleh UNJ, pada Selasa (10/11/2020).

Megawati: Kepala Daerah Diajarkan Partai Untuk Jadi Pemimpin yang Perjuangkan Rakyat Megawati: Kepala Daerah Diajarkan Partai Untuk Jadi Pemimpin yang Perjuangkan Rakyat Megawati: Kepala Daerah Diajarkan Partai Untuk Jadi Pemimpin yang Perjuangkan Rakyat

 Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, bersama Sekjen Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Djarot Saiful Hidayat hadir secara virtual pada acara pemberian penghargaan tersebut. 

“Terima kasih yang jadi peringkat kesatu, kedua, dan ketiga, Semarang, Solo, Surabaya, itu adalah anak-anak dari partai saya,” kata Megawati sambil tersenyum. 

Menurut Ketua Umum, para kepala daerah itu bisa membangun kotanya menjadi city of intellectual karena mereka selalu diajarkan oleh partai, bagaimana harus menjadi pemimpin yang memperjuangkan rakyat. 

“Saya bilang ke Hendi (sapaan Hendrar Prihadi, red), ketika saya rekomendasi, tugasmu cuma satu, bikin Kota Semarang jadi bagus seperti kriteria disampaikan Pak Hafid Abbas tadi,” ujar Megawati. 

“Sama juga sama Rudy di Solo. Saya tugasi, tolong bikin rakyat di Solo nyaman. Saya dengar universitas di sana ini juga buka bagian boga. Bayangkan Kota Solo itu makanannya enak-enak. Saya pernah diajak kawan saya, mau sholat subuh, kembali sholat subuh lagi, untuk wisata kuliner. Rasanya enak dan murah meriah. Tapi intinya, kenapa Solo bisa demikian? Karena pemimpinnya mengerti dan mendalami kebutuhan rakyatnya,” beber Megawati.

Megawati justru menyayangkan Kampus UNJ di Rawamangun, Jakarta, belum masuk kategori city of intellect. Padahal, prasasti yang pertama kali menyampaikan visi itu justru berada di sana.

“Sayang kan kalau Rawamangun belum berhasil jadi city of intellect. Jadi para akademisi, saya mohon sangat, secara akademis kita melihat kita ini tujuannya mau kemana,” kata Megawati.

“Karena saya juga saksi hidup di Jakarta ini. Dulu waktu pindah dari Yogyakarta ke Jakarta pada 1950 an… …. Tetapi sekarang Jakarta ini jadi amburadul. Karena apa? Seharusnya jadi city of intellect bisa dilakukan. Tata kota, masterplan-nya, siapa yang buat? Tentu akademisi, insinyur, dan sebagainya,” ulas Megawati.

Untuk diketahui, Proklamator RI Bung Karno pertama kali menyebutkan “Kota Mahasiswa” saat menandatangani prasasti gedung UNJ pada tahun 1953. Visi itu tak dipahami hingga pada 2010, masyarakat internasional mengenalnya setelah pertama kali Quacquarelli Symonds (QS) bersama Times Higher Education (THE) mempublikasikan hasil studi pemeringkatan kota-kota mahasiswa terbaik di dunia pada 2010.

QS menjelaskan bahwa satu kota patut disebut sebagai Kota Mahasiswa apabila di kota itu sudah terdapat minimal dua perguruan tinggi bereputasi yang melayani masyarakat berpenduduk lebih 250 ribu jiwa. Selain itu, kriteria lainnya adalah kehadiran mahasiswa internasional dengan pertimbangan bahwa kota itu ramah terhadap perbedaan latar belakang budaya, gaya hidup yang toleran, dan inklusif. Termasuk  apakah kota itu aman, tidak ada konflik, nyaman, dan terdapat banyak peluang kerja setelah tamat, dan seterusnya. Lalu aspek keterjangkauan terkait biaya kuliah dan biaya hidup, dan ketersediaan transportasi publik maupun kemudahan bepergian, serta keindahannya.(*)

Tim Redaksi DemokrasiNews 


Berita Terkini

Lampung Utara Perkuat Akurasi Data Bansos, Bupati Tegaskan: “Salah Boleh, Bohong Jangan”
Advertorial

Lampung Utara Perkuat Akurasi Data Bansos, Bupati Tegaskan: “Salah Boleh, Bohong Jangan”

DemokrasiNews
22/06/2026
Ribuan Kader Bergerak, PAN Lampung Utara Gaspol Konsolidasi Besar Jelang Agenda Politik
Politik

Ribuan Kader Bergerak, PAN Lampung Utara Gaspol Konsolidasi Besar Jelang Agenda Politik

DemokrasiNews
21/06/2026
Harmoni Alam dan Teknologi dalam Kehidupan Manusia Modern
Opini

Harmoni Alam dan Teknologi dalam Kehidupan Manusia Modern

DemokrasiNews
21/06/2026
Rakernas Purna Jamnas 1991 di Lampung, Lahirkan Gagasan untuk Penguatan Generasi Muda
Nasional

Rakernas Purna Jamnas 1991 di Lampung, Lahirkan Gagasan untuk Penguatan Generasi Muda

DemokrasiNews
20/06/2026
Cerita Negeriku: Di Antara Harapan Program Pemerintah dan Beratnya Beban Kehidupan Rakyat
Opini

Cerita Negeriku: Di Antara Harapan Program Pemerintah dan Beratnya Beban Kehidupan Rakyat

DemokrasiNews
20/06/2026
Pimpinan DPR Temui Mahasiswa, Massa Tinggalkan Kompleks Parlemen Secara Tertib
Nasional

Pimpinan DPR Temui Mahasiswa, Massa Tinggalkan Kompleks Parlemen Secara Tertib

DemokrasiNews
19/06/2026

Related News

Prihatin Nasib Janda Tua Terlunta, Alzier Berencana Beri Tumpangan Rumah

03/12/2020
Wakil Bupati Azwar Hadi Lantik Kepengurusan ISSI Lampung Timur Periode 2022-2026

Wakil Bupati Azwar Hadi Lantik Kepengurusan ISSI Lampung Timur Periode 2022-2026

13/04/2022
Pemkot Surabaya Hentikan Empat Hotel Untuk Isolasi Pasien Covid-19

Pemkot Surabaya Hentikan Empat Hotel Untuk Isolasi Pasien Covid-19

20/09/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/